Tugas dan Fungsi Pendamping Desa

Tugas dan fungsi pendamping desa

Hai penggiat desa, Kali ini IndoDesa menulis artikel tentang tugas, Fungsi dan Wilayah Kerja pendamping desa sesuai dengan Permendesa PDTT 18 tahun 2019.

Kali ini Indodesa cukup membahas tentang pengertian Pendamping Desa,Pendamping Desa Profesional seperti Pendamping Lokal Desa, Pendamping Teknis dan tenaga ahli pemberdayaan masyarakat.

Pengertian Pendamping Desa

Pendamping desa adalah sebuah jabatan di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia yang pembentukannya berdasarkan Peraturan menteri desa pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi Republik indonesia No 3 Tahun 2015, yang bertugas untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat di sebuah desa.

Pendampingan Masyarakat Desa diatur kembali dengan Permendesa PDTT 18 tahun 2019 tentang Pedoman Umum Pendampingan Masyarakat Desa dan Permendesa PDTT 3 tahun 2015 tentang Pendampingan Desa

Pendamping Desa Profesional

Tenaga Pendamping Profesional secara umum berfungsi sebagai fasilitator,mengedukasi,memediasi sekaligus advokasi sesuai dengan wilayah kerja masing-masing

Pendamping Desa Profesional sesuai dengan Permendesa PDTT 18 tahun 2019  Pasal 16 tentang fungsi,wilayah kerja dan tugas, Pendamping Desa terdiri dari :

1. Pendamping Lokal Desa

Pendamping Lokal Desa (PLD) bertugas mendampingi Desa dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa, kerja sama Desa, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), dan pembangunan yang berskala lokal Desa. Ini juga diatur dalam Undang-Undang Desa.

2. Pendamping Desa

Bertugas sama dengan pendamping desa lokal selain itu juga bertugas mengoordinasikan dan melaksanakan pendampingan Desa, sarana prasarana Desa, Badan Usaha Milik Desa Bersama, kerja sama Desa, dan Kawasan Pedesaan.

3. Pendamping Teknis

bertugas mendampingi Desa dalam pelaksanaan program dan kegiatan sektoral. Berkedudukan di Kabupaten sesuai wilayah kerja, Tenaga pendamping teknis ini membantu Pemerintah Daerah dalam hal sinergitas perencanaan Pembangunan Desa, mendampingi Pemerintah Daerah melakukan koordinasi perencanaan pembangunan daerah yang terkait dengan Desa dan melakukan fasilitasi kerja sama Desa dan pihak ketiga terkait pembangunan Desa.

4. Tenaga ahli pemberdayaan masyarakat.

Meningkatkan kapasitas tenaga pendamping dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Tugas dan fungsi

  1. Mendampingi desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan terhadap pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat Desa;
  2. Mendampingi desa dalam melaksanakan pengelolaan pelayanan sosial dasar, pengembangan usaha ekonomi desa, pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi tepat guna, pembangunan sarana prasarana desa, dan pemberdayaan masyarakat desa;
  3. Melakukan peningkatan kapasitas bagi Pemerintahan Desa, lembaga kemasyarakatan desa dalam hal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa;
  4. Melakukan pengorganisasian di dalam kelompok-kelompok masyarakat desa;
  5. Melakukan peningkatan kapasitas bagi Kader Pemberdayaan Masyarakat desa dan mendorong terciptanya kader-kader pembangunan desa yang baru;
  6. Mendampingi Desa dalam pembangunan kawasan perdesaan secara partisipatif; dan
  7. Melakukan koordinasi pendampingan di tingkat kecamatan dan memfasilitasi laporan pelaksanaan pendampingan oleh Camat kepada pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Bagikan

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram

More To Explore